Kombel Smansawana 16 Maret 2026
- Selasa, 17 Maret 2026
- Administrator
- 0 komentar
Wanadadi, 16 Maret 2026 – Dalam rangka meningkatkan profesionalitas dan pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan sekolah, SMA N 1 Wanadadi menyelenggarakan kegiatan Penyusunan Identifikasi GAP Kompetensi dan Individual Development Plan (IDP) bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 16 Maret 2026 dan diikuti oleh seluruh ASN di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu setiap ASN memahami kesenjangan kompetensi yang dimiliki saat ini dibandingkan dengan kompetensi yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas dan jabatan. Dengan demikian, setiap pegawai dapat menyusun rencana pengembangan diri secara terarah melalui dokumen Individual Development Plan (IDP).
Sambutan Kepala Sekolah
Dalam sambutannya, Kepala SMA N 1 Wanadadi, Nita Rulianah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pengembangan kompetensi ASN merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di sekolah.
Beliau menekankan bahwa setiap ASN perlu memiliki komitmen untuk terus belajar dan mengembangkan diri agar mampu mengikuti perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis.
“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh ASN di SMA N 1 Wanadadi dapat mengidentifikasi kompetensi yang perlu ditingkatkan serta menyusun rencana pengembangan diri secara sistematis melalui IDP,” ungkap beliau.
Materi Penyusunan GAP Kompetensi dan IDP
Materi kegiatan disampaikan oleh Plt. Kasubag TU SMA N 1 Wanadadi, Anggarwati Amini, S.Pd. yang menjelaskan secara rinci mengenai tahapan dalam melakukan identifikasi GAP kompetensi serta penyusunan Individual Development Plan.
Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa proses identifikasi GAP kompetensi dilakukan dengan cara membandingkan antara kompetensi yang dimiliki pegawai saat ini dengan standar kompetensi yang dibutuhkan oleh jabatan. Dari hasil analisis tersebut akan diketahui kompetensi yang perlu dikembangkan melalui berbagai kegiatan pengembangan seperti pelatihan, workshop, mentoring, maupun pembelajaran mandiri.
Selain itu, peserta juga diberikan panduan dalam menyusun dokumen Individual Development Plan (IDP) yang meliputi:
-
Identifikasi kompetensi yang perlu ditingkatkan
-
Penetapan target pengembangan
-
Metode pengembangan yang akan dilakukan
-
Waktu pelaksanaan pengembangan
-
Indikator keberhasilan
Mendorong Pengembangan ASN Secara Berkelanjutan
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam upaya pengembangan sumber daya manusia di lingkungan SMA N 1 Wanadadi. Dengan adanya identifikasi GAP kompetensi dan penyusunan IDP, diharapkan setiap ASN memiliki arah yang jelas dalam meningkatkan kompetensi profesionalnya.
Melalui kegiatan ini pula diharapkan tercipta budaya belajar yang berkelanjutan di lingkungan sekolah sehingga seluruh tenaga pendidik dan kependidikan mampu memberikan pelayanan pendidikan yang lebih optimal kepada peserta didik.